بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ |

Tentang Web Khoir

customer service

Kumpulan pelajaran dan informasi di Web Khoir, Temukan beragam materi pelajaran sekolah dan beberapa informasi seputar pelajaran agama Islam. Seputar pemahaman tauhid dan kisah perjalanan praktisi hakikat. Mari kita merubah tujuan belajar untuk mengenal sang pemilik ilmu

Welcome in Web Khoir

Mengenal nabi Adam AS

 

Ketika allah berencana menciptakan makhluk pertama di bumi , maka allah mengumpulkan semua malaikat dan penghuni alam akhirat maka allah berfirman sesuai dengan yang tercantum dalam al qur’an surat al baqoroh.

وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَٰٓئِكَةِ إِنِّى جَاعِلٌ فِى ٱلْأَرْضِ خَلِيفَةً ۖ قَالُوٓا۟ أَتَجْعَلُ فِيهَا مَن يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ ٱلدِّمَآءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ ۖ قَالَ إِنِّىٓ أَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُونَ

Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi". Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui".

Allah berfirman bahwa allah berkehendak menciptakan kholifah di bumi, sekira kira allah berdiskusi dengan para malakat dan meminta apa tanggapan malaikat dengan rencana allah tersebut. Ini menunjukkan bahwa allah juga mengajarkan kepada para malaikat dan penghuni alam surga untuk bermusyawarah, dan menunjukkan juga bahwa allah mempunyai system dan menagemen yang rapi dalam menetapkan sesuatu.

Bahagian yang kedua adalah jawaban para malaikat terhadap titah allah maka para malaikat sadar betul bahwa perintah allah itu adalah mutlak, yang yang harus dipatuhi tetapi para malaikat tetap memberikan pendapat , dengan berkata ya rob , apakah engkau akan menjadikan manusia sebagai kholifah sedangkan mereka selalu berbuat kerusakan dan menumpahkan darah, ini adalah protes santun para malaikat kepada titah tuhan. Mereka para malaikat sudah tahu bahwa sebelumnya penduduk bumi yang bernama Banul Jan dari klan bangsa jin selalu berbuat kerusakan hingga mereka dibinasakan. 

Kemudian para malaikat berkata lagi dan kami selalu bertasbih memuji Mu dan menyucikan nama Mu. Malaikat yang diciptakan Allah dari Nur cahaya merupakan makhluk yang taat dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan Allah. Dan inilah bentuk protes santun para malaikat kepada Tuhan. Tetapi allah tetap merespon tanggapan atau pendapat dari para malaikat tersebut.

Maka allah berfirman sesungguhnya aku tahu apa apa yang tidak kamu ketahui. Ini memberikan penegasan kepada para malaikat bahwa apapun yang akan allah ciptakan pasti akan mengandung makrifat atau pengenalan bagi siapapun yang mendengarnya. 

Penciptaan  manusia pertama bukanlah hanya sebatas kisah atau sejarah tetapi perlu kajian mendalam. Supaya kita faham mengenai asal usul penciptaan manusia pertama gunanya supaya kita sebagai manusia mengerti dan mengenal diri kita ini.  Dalam beberapa riwayat dikisahkan bahwa adapun bahan asal manusia itu berasal dari tanah dunia dari segala penjuru arah dan sebahagian lagi dari telaga kautsar, telaga Al-Haudh  bahan yang ada di surga dan ini merupakan pendapat ibnu abbas 

Ketika proses penciptaan nabi adam masih berbentuk tanah kering yang berbentuk seperti tembikar, maka iblis pun masuk kedalam rongga adam melalui pusarnya dan menelusuri seluruh sisi bathin nabi adam as tetapi dia iblis tidak menemukan yang istimewa dalam tubuh nabi adam As ,kecuali ada satu ruang kecil, sebesar genggaman tangan manusia yang tidak bisa dimasuki iblis itulah qolbu atau jantung manusia yang terdiri dari 4 bilik atau 4 ruang  sebagai sumber rahasia ketuhanan penghubung antara zhohir dan bathin dan qolbu itu Allah zhohirkan atau gambarkan di dunia yang menjadi kiblat ketika sholat yang kita kenal dengan sebutan ka’bah yang terdiri dari 4 sisi yang menghadap keseluruh penjuru dunia.

Ketika ditiupkan Ruh, dengan istilah nafakhtu kepada jasad adam maka nabi adam pun hidup dan bergerak. Maka berkumpullah para malaikat dan iblis dan Allah berfirman dalam surat al baqoroh ayat 34

وَاِذْ قُلْنَا لِلْمَلٰۤىِٕكَةِ اسْجُدُوْا لِاٰدَمَ فَسَجَدُوْٓا اِلَّآ اِبْلِيْسَۗ اَبٰى وَاسْتَكْبَرَۖ وَكَانَ مِنَ الْكٰفِرِيْنَ ۝٣٤

(Ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu kepada Adam!” Maka, mereka pun sujud, kecuali Iblis. Ia menolaknya dan menyombongkan diri, dan ia termasuk golongan kafir.

Dari ayat ini akan timbul pertanyaan, Kenapa malaikat sujud kepada Nabi Adam As, dan kenapa iblis membangkan tak mau sujud kepada Adam. 

Nabi Adam AS sebagaimana yang kita pelajari dari guru guru kita bahwa dia adalah sebagai pewarist ilmu isim pertama, ilmuan pertama , guru pertama , Rektor pertama dan dia juga sebagai guru besar pertama dan darinya mengalir keilmuan , pengetahuan yang kita miliki ,dan kita hidup didalamnya sampai sekarang ini ,dan itu sudah Allah firmankan dalam surat al baqorah ayat 31 

وَعَلَّمَ اٰدَمَ الْاَسْمَاۤءَ كُلَّهَا ثُمَّ عَرَضَهُمْ عَلَى الْمَلٰۤىِٕكَةِ فَقَالَ اَنْۢبِـُٔوْنِيْ بِاَسْمَاۤءِ هٰٓؤُلَاۤءِ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ ۝٣١

Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda) seluruhnya, kemudian Dia memperlihatkannya kepada para malaikat, seraya berfirman, “Sebutkan kepada-Ku nama-nama (benda) ini jika kamu benar!”

Dalam kehidupan kita ini sering kita dengar ungkapan , Apalah arti sebuah nama.. padahal nama itu sangat perlu untuk difahami, karena seluruh benda yang ada di alam semesta ini pasti ada Namanya atau inisialnya. Nama itu bahasa arabnya adalah isim yang mempunyai arti dan tujuan yang bervariasi. secara umum isim itu berarti nama tetapi beberapa ahli hakikat berkata bahwa isim itu adalah tanda atau ciri, dan ilmu isim ini telah allah letakkan di ayat yang pertama surat al faatihaa. Bismillaahirrahmanirrohim ... Dengan nama Allah. Dengan isim Allah.

Yang pertama kali allah ajarkan kepada nabi adam adalah rahasia ilmu isim atau ilmu nama dan itu semuanya berpusat pada qolbu jantung simanusia sebagai titik pandang Allah.

Alasan iblis atau Pembangkangan iblis terhadap titah Allah untuk sujud kepada nabi adam as ini telah Allah nyatakan dalam Al qur’an yaitu  pada QS. Al-A’raf ayat 12:

قَالَ مَا مَنَعَكَ أَلَّا تَسۡجُدَ إِذۡ أَمَرۡتُكَۖ قَالَ أَنَا۠ خَيۡرٞ مِّنۡهُ خَلَقۡتَنِي مِن نَّارٖ وَخَلَقۡتَهُۥ مِن طِينٖ

Allah berfirman: “Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu Aku menyuruhmu?” Iblis menjawab: “Saya lebih baik daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah”

Dari ayat ini dapat kita ambil hikmahnya ternyata iblis merasa bahwa dia lebih mulia dari segi bahan penciptaan lebih tua dari segi umur lebih senior dari segi kehidupan pada hal sebagaimana yang kita ketahui iblis adalah bahagian dari makhluk bumi dari bangsa Jin yang allah hancurkan sebelum nabi adam dicipta. 

Iblis memiliki satu unsur yaitu api sebagaimana yang kita fahami bahwa manusia terdiri dari 4 unsur yang lengkap yang terdiri dari anasir api, air, angin dan tanah semua itu allah kumpulkan dalam tubuh kita,  sebagai keseimbangan antara baik dan buruk sisi malaikat dan sisi iblisiyah dimana allah berikan aqal sebagai timbangannya.

Sebagai kesimpulan bahwa :

  1. Allah kuasa dan  berkehendak atas segala sesuatu tapi Allah berdiskusi dengan manajemen langit yaitu para malaikat  dan Allah juga menanggapi komentar para malaikat sifat dan perbuatan ini sengaja Allah buat untuk memberikan pengenalan bagi para warga surga.
  2. Ibadah/amal baik apapun tidaklah mampu memuliakan makhluk kecuali atas rahmat Nya. Begitu mulianya para malaikat selalu bertasbih dan tak pernah bermaksiat dan selalu beribadah tetapi allah tetap lebih suka kepada manusia yang penuh dengan kelalaian 
  3. Kejadian apapun (semua kehendak Allah) mengandung hikmah hebat yang pasti kearah pengenalan / ma'rifat.
  4. Allah mengajari nabi adam rahasia ilmu isim , yaitu ilmu nama dan nabi adam mengajarkannya kepada para malaikat hingga mereka sujud dan patuh terhadap perintah tuhan dengan bersujud.
  5. Iblis dari kalangan banul jaan membangkang dan tidak patuh terhadap perintah Allah karena merasa lebih baik dari nabi Adam As.  

Yok sama bermohon kepada Allah dengan lafaz bismillaah… tolong ya Allah , atas semua materi yang disampaikan kepada Allah semuanya dikembalikan.

Walloohu a’lam bisshowaab

https://www.taubi.my.id/muasal-manusia-sang-khalifah


detail ...

Muhasabah 1


Muhasabah atau didalam tulisan arab مُحَاسَبَة berasal dari Bahasa arab yaitu حَاسَبَ artinya adalah menghitung , memperhitungkan atau menghisab dengan pengertian lain introspeksi atau mengevaluasi diri baik itu perbuatan, sikap serta niat yang telah dilakukan ataupun yang akan dilakukan Allah berfirman dalam surat al hasyir 18 

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍۚ

"Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat)

Kenapa perlu bermuhasabah ? 

Manusia Allah ciptakan dengan sebaik baik ciptaan dan diberikan akal dan fikiran sebagai furqon atau pembeda baginya. Manusia pertama pernah tinggal di alam yang terbaik dan merasakan, menikmati fasilitas terbaik dari Allah juga, lantas yok kita perhatikan diri kita ini yang terdiri dari zhohir dan bathin hampir setiap detik dari kehidupan kita ini adalah lalai, dalam perbuatan buruk ada lalai dan dalam perbuatan baik juga ada lalai. Lalai ini sudah merupakan sifat dasar manusia yang harus dikenali dengan cara bermuhasabah. 

Langkah awal apa yang perlu dilakukan ?

Mengenal dengan cara belajar dan kemudian memahami dan menghubungkannya pada diri dalam kehidupan sehari hari mengenai kisah awal manusia pertama nabi adam as. Beliau adalah manusia terbaik yang qolbunya langsung dibimbing Allah, Dia  ( nabi Adam ) adalah sebagai guru dan maha guru pertama yang menyampaikan ilmu isim kepada penduduk akhirat, dan  Dia  ( nabi adam ) pula yang pertama lalai melanggar aturan allah, dan Dia  ( nabi Adam ) jua sebagai praktisi muhasabah pertama.

Kesimpulan :

  1. Muhasabah itu adalah menghitung , memperhitungkan atau menghisab diri dari perbuatan baik dan buruk.
  2. Setiap manusia hendaknya harus mengevaluasi diri dari semua perbuatannya karena mempunyai sifat dasar lalai.
  3. Nabi Adam as adalah pelaku Muhasabah pertama.

Ref : 

1. https://www.taubi.my.id/sumber-lalai-pada-manusia

2. https://www.taubi.my.id/hikmat-1-juli-2022

3. https://www.taubi.my.id/muhasabah 

4. https://www.khoir.my.id/2025/03/sumber-lalai-pada-manusia.html

5. https://www.khoir.my.id/2024/03/ilmu-isim.html 


detail ...

Prasangka (bersangka)

Prasangka  Bahasa arabnya adalah اَلظَّنُّ  dari kata ظن - يظن   Prasangka adalah pendapat atau anggapan yang kurang baik mengenai sesuatu sebelum mengetahui (menyaksikan, menyelediki) sendiri dan sering terjadi hanya berlandaskan emosi dan tidak terbuka dengan alasan yang lain. Dalam kehidupan kita sehari hari begitu banyak hal yang kita lihat dan jumpai. Mulai dari kawan kerja, kawan ngopi bahkan kawan bercanda hingga kepada urusan pekerjaan sampai rumah tangga dan itu semua tentu akan berkaitan  dengan masalah dan Prasangka yang pada akhirnya menilai dengan hasil baik dan buruk. Lantas kenapa kita harus memahami prasangka ini?

Dalam Hadist Qudsi disebutkan bahwa : 

 ...........يَقُوْلُ اللهُ تَعَالَى : أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي

“Allah Ta’ala berfirman: Aku sesuai persangkaan hamba-Ku.

Ini menandakan bahwa allah selalu memandang manusia melalui persangkaan si Manusia dikarenakan pada diri manusia itu ada Nur Muhammad. Benarkah bahwa prasangka kita telah kita sandarkan kepada Allah? Atau hanya berhenti pada Makhluk. Bila itu terjadi berarti kita telah masuk dalam golongan orang yang merugi ( wal asri).

Prasangka manusia cenderung mengarah pada yang negatif, buruk bahkan terkadang prasangka yang terkumpul dalam fikirannya (sisi akal zhohir ) mengarah kepada subjek ( manusia ). Bahkan terkadang apapun yang diberikan Allah si Manusia sering berprasangka buruk.  Perlu disadari bahwa apapun yang kita sangkakan akan kembali kepada kita jua bila tidak melibatkan allah didalamnya. 

Marilah belajar mengenal  prasangka ini ( tentunya dengan manusia yang hidup ) karena ini berkaitan erat dengan aqidah,  setiap sesuatu yang  dipandang pada dasarnya si manusia sedang berhadapan atau menyaksikan allah melalu af al NYA atau perbuatan-NYA. prasangka ini selalu menjebak aqidah seseorang untuk mempertuhankan Akalnya, untuk itu hendaknya si manusia  selalu berbuat dan minta tolong hanya kepada allah dengan selalu membiasakan dalam setiap perbuatan " Bismillahirrahmanirrahim " Dengan memaknai nya dalam sirr " Tolong ya Allah" Dan kemudian kita maknai dengan ucapan “ Innalillahi Wa inna ilaihi Roji'un”, Segala Hal apapun itu pasti datang dari Allah dan tentunya akan kembali juga kepada Allah.

Simpulan :

  1. Prasangka itu pasti ada dalam setiap kejadian 
  2. Dalil prasangka , Allah memandang  / mengikuti prasangka Manusia.
  3. Prasangka itu membahayakan akidah bila hanya berhenti pada baik dan buruk seharusnya sadar bahwa segala hal apapun datang dari allah dan harus dikembalikan kepada sang pemilik prasangka dengan cara minta tolong.

Alhamdulillahi robbil alamin 

Segala silaf kata dalam penulisan mohon kiranya dima’afkan dan kepada Allah jua kita minta tolong karena hanya DIA lah sumber kebenaran.

والله أعلمُ ﺑﺎﻟﺼﻮﺍﺏ

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّآ إِلَيْهِ رٰجِعُونَ

Refrensi :

https://www.taubi.my.id/titik-pandang-tuhan

https://www.taubi.my.id/berbuat-dengan-nama-allah


detail ...

Zikrullaah

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Asal kata zikir adalah   ذَكَرَ – يَذْكُرُ - ذِكْرًا  artinya adalah menyebut atau mengingat kedua aktifitas ini tentu ada makna tersirat, menyebut berarti identik dengan lisan sedangkan ingat berkaitan erat dengan sisi bathin manusia ( qolbi ) yang memancarkan mengalirkan Nur keseluruh tubuh manusia. Allah adalah Isim atau Ismu Al jalalah atau nama secara umum. Lantas akan timbul pertanyaan kenapa harus berzikir ? 

Untuk memudahkan pemahaman kita kami kemukakan beberapa dalil diantaranya:

1. Allah swt berfirman dalam surah al a’raf ayat 205.

وَاذْكُرْ رَبَّكَ فِي نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَخِيفَةً وَدُونَ الْجَهْرِ مِنَ الْقَوْلِ بِالْغُدُوِّ وَالْآصَالِ وَلَا تَكُنْ مِنَ الْغَافِلِينَ

"Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam dirimu (hatimu) dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai

2. HR Muslim No 2564.

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَة رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِنَّ اللهَ لاَ يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ

 وَأَمْوَالِكُمْ وَ لَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوْبِكُمْ وَ أَعْمَالِكُمْ

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda, ”Sesungguhnya Allah tidak memandang kepada rupa kalian, juga tidak kepada harta kalian, akan tetapi Dia melihat kepada hati  dan amal kalian”.

3. Manusia itu suka pada sesuatu yang tak disadarinya yaitu lalai, dan bangga dengan amalnya padahal tanpa disadari bahwa dalam diri manusia telah Allah sematkan kerumitan dan juga kemudahan yang harus dikenali.

Sebagai kesimpulan bahwa:

  1. Zikir itu adalah menyebut dengan suara dan mengingat secara bathin dan keduanya saling berkaitan.
  2. Dalil perintah allah tentang zikrullah 
  3. Ketidak sadaran manusia bahwa dia dalam posisi lalai (Ghoflah) dan bangga terhadap amalnya. 

Alhamdulillahi robbil alamin 

Segala silaf kata dalam penulisan mohon kiranya dima’afkan dan kepada Allah jua kita minta tolong karena hanya DIA lah sumber kebenaran. mari membiasakan dalam hidup ini untuk selalu minta tolong kepada-NYA dengan lafaz 

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Dengan memaknainya didalam sirr “ Tolong ya Allah”.

والله أعلمُ ﺑﺎﻟﺼﻮﺍﺏ

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّآ إِلَيْهِ رٰجِعُونَ

Referensi :

https://blog.taubi.my.id/2021/04/dalil-zikrullah-qolbi.html 

https://www.taubi.my.id/kemudahan-kerumitan


detail ...

Semua Hal Pasti Kehendak Allah

no image

 Semua Hal Pasti kehendak Allah. 

بسم الله الرحمن الرحيم

 (Tolong Ya Allah) 

Kehendak artinya adalah keinginan, kemauan, kuasa atau kekuatan terhadap sesuatu, dalam bahasa Arab disebut Al Qodiir yang maha berkehendak. Sedangkan Allah adalah isim atau nama yang nampak maupun yang zhohir.  Kehendak Allah berarti, Segala apapun yang ada semuanya wajib atas kehendak Allah. Kehendak Allah terhadap segala sesuatu berarti berkaitan erat dengan ilmu taqdiir sebagaimana Allah sebutkan pada qs.1.1. Yaitu pada Ar Rahiim. Lantas kenapa manusia harus mengenal kehendak Allah? Tentu jawabannya akan bervariasi pada setiap individu. Alasannya adalah 

1. Karena Hampir dalam segala urusan manusia itu melupakan kehendak Allah.

2. Manusia selalu beranggapan bahwa apapun yang dilakukannya semua berasal dari hasil usahanya. Oleh karena itu manusia wajib mengenal kehendak Allah. Lantas bagaimana mengenal kehendak Allah.

1. Allah SWT berfirman dalam suraj Al Baqarah ayat 20 :

إِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

"Sesungguhnya Allah Maha berkehendak atas segala sesuatu" 

Kewajiban manusia untuk mengenal atau kesadaran manusia bahwa dalam segala hal apapun wajib atas kehendak Allah. 

2. Mengetahui asal kejadian yang berasal dari tanah supaya tidak timbul kesombongan dan cepat sadar bahwa Allah selalu ada pada setiap kejadian. 

3. Menggunakan segala kesempatan yang diberikan Allah untuk mengenal kehendaknya. 


Kesimpulan:

  1. Segala apapun yang terjadi wajib semuanya atas kehendak Allah.
  2. Mengenal diri yang berasal dari tanah dan menggunakan kesempatan untuk belajar mengenal kehendak Allah ( Ilmu Taqdiir) 
  3.  Menyertakan Allah dalam segala urusan dalam hidup.

Demikianlah diskusi kita pada kesempatan ini. Segala silat kata mohon kiranya dima'afkan dan kepada Allah kita minta Ampun. 

الحمد لله رب العالمين

والله أعلم بالصواب 

انا لله وانا اليه راجعون






detail ...

Total Tayangan Halaman